Tips Merawat Ayam Bangkok Setelah Bertarung

Posted on

Tips Merawat Ayam Bangkok Setelah BertarungTips Merawat Ayam Bangkok Setelah Bertarung Agar Sehat Dan Pulih Kembali

Tips Merawat Ayam Bangkok – Setelah memenangkan pertandingan, ayam jago aduan pasti akan jatuh ke arena adu ayam jantan. Sedikit setelah pertandingan antara ayam Bangkok pasti akan menyebabkan cedera di kedua sisi baik untuk pemenang maupun yang kalah. Tidak jarang ayam yang telah selesai adu ayam di arena sabung ayam pulang kampung dalam kondisi kritis atau tidak bernyawa.

  • Ayam petarung akan kehilangan kekuatannya setelah pertandingan, dan serangan pukulan lawan akan menjadi cedera baik ayam yang menang maupun yang kalah.
  • Akan terlihat sangat lelah dengan mulut dan sayap terbuka, sesak nafas dan suhu tubuh tinggi.
  • Mengalami luka ringan atau berat hingga infeksi, kurang nafsu makan, sehingga malas bergerak.
  • Mungkin juga mengalami luka dalam yang tidak dikenali secara eksternal.

Apalagi pada pertandingan dengan durasi yang lama. Kondisi ayam yang buruk akan menyebabkan ayam tersebut menderita penyakit lain. Membiarkan keadaan ini sendirian akan menimbulkan ancaman serius bagi ayam dan memengaruhi kinerja selanjutnya dan bahkan dapat menyebabkan cacat. Oleh karena itu, setelah kompetisi, perawatan khusus harus dilakukan untuk memulihkan kondisinya.

Berikut adalah beberapa Tips Merawat Ayam Bangkok Setelah pertarungan.

Perawatan Sebelum Pulang
Saat ayam aduan selesai adu ayam, segera mandikan ayam sampai bersih. Untuk ayam yang kalah dalam pertarungan psikis, ayam tersebut akan semakin kecil. Ini tidak berarti ayam tidak bisa bertarung lagi, tetapi membutuhkan perawatan khusus.

1. Membersihkan tenggorokan ayam aduan yang biasanya mengandung lendir dan darah. Lap dengan kapas atau spons lembut.
2. Setelah luka dibersihkan, beri ayam minum dengan menggunakan spon atau kain yang diperas, dan jangan memberi minum terlalu banyak sekali.
3. Mandikan ayam sampai noda darah hilang.
4. Bersihkan kembali bekas luka dengan spons dan jangan menggosok luka karena akan melukai ayam.
5. Keringkan ayam dengan kain lembab.
6. Setelah luka dikeringkan, berikan antiseptik, seperti obat merah atau betadine, atau gunakan cabai merah atau cabai rawit yang sudah dibuang, kemudian oleskan pada bagian luka ayam dan lakukan secara teratur agar luka ayam segera sembuh.

Perawatan dan pemberian obat

Bagian tubuh ayam yang menjadi sasaran serangan adalah kepala, leher, dan sayap. Di bagian inilah dia sering terluka dalam perkelahian. Luka ini harus segera ditangani agar cepat kering dan tidak terinfeksi.

Usai pertarungan, bersihkan tubuh ayam dari darah atau kotoran dari bulu, badan dan kaki ayam. Dan bersihkan luka secara menyeluruh dengan spons yang dicelupkan ke dalam air hangat.

Bekas luka yang telah dibersihkan dapat dicuci dengan larutan antiseptik, seperti antiseptik, dan dioleskan pada luka, seperti CIL. Jika terdapat banyak luka / luka yang cukup parah, apalagi jika terdapat luka yang robek, dapat diberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi akibat luka tersebut untuk mempercepat penyembuhan. Misalnya dari Tinolin Injection.

1. Dalam pengobatan luka pada ayam, pemberian obat memang penting dan harus disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk luka ayam yang terbuka, bisa dijahit dengan benang, dan luka bagian dalam bisa diobati dengan antibiotik.

2. Beri obat anti inflamasi tambahan selama tiga hari. Dosisnya hanya satu kapsul sehari. Untuk meningkatkan kekuatan ayam yang terkuras setelah pertarungan, ada baiknya memberikan pil penambah potensi seperti Hermaviton. Pemberian obat ini dilakukan bersamaan dengan pemberian obat sebelum membawa ayam pulang.

3. Ayam yang bermata taji sebaiknya diberi perasan pohon kelor. Caranya adalah dengan memetik daun kelor beserta batangnya kemudian mematahkannya dari batangnya. Patah tulang akan mengeluarkan 2-3 tetes sari buah, yang nantinya akan masuk ke mata ayam yang terluka.

4. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencuci daun, lalu hancurkan dan peras airnya, lalu teteskan sarinya ke kapas, lalu teteskan pada bagian mata ayam yang terluka, lalu tutup dengan plester. Jika mata ayam masih bengkak keesokan harinya, beri dia jus daun kelor secara rutin sampai mata ayamnya sembuh.

Tips Mudah Mengobati Ayam Terluka

Pemeriksaan lebih lanjut terhadap ayam perlu dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi ayam tersebut. Pengamatan daerah luka dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penyembuhan luka, tanaman untuk mengetahui nafsu makan ayam dan kotoran ayam untuk mengetahui status pencernaan. Segala upaya harus dilakukan untuk memastikan bahwa ayam tidak terlibat dalam aktivitas berat atau segera dipasang karena ayam belum pulih sepenuhnya. Merawat ayam akan menentukan kesehatan ayam dan performanya selanjutnya.

Baca juga : Istilah Dan Aturan Bermain Sabung Ayam

Setibanya di rumah sebaiknya segera mengistirahatkan ayam minimal 10 hari dan mengecek kondisi ayam aduan pada 3 hari pertama. Selama 3 hari pertama pengobatan, ayam harus diberi makan secara teratur dan diberi antibiotik. Ayam juga harus dimandikan setiap hari dan kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari agar tetap segar dan fungsional.

Perawatan Luka Luar

Jika luka luar lebih baik dibersihkan dulu dengan antiseptik seperti Revanol atau Jod, Red Medicine, dan Betadine. Bisa dibersihkan dengan minyak tanah atau bensin. Bisa juga Abothil atau Medisio yang laris banget.

  • Kalau masih ada darah yang keluar dari luka, oleskan bubuk kopi di atas luka.
  • Jika luka yang lebar atau robek muncul akibat pukulan atau taji ayam, luka tersebut harus dijahit.
  • Apabila luka sudah dijahit, seluruh permukaan luka harus diolesi dengan antibiotik atau antibiotik alami.
  • Untuk masalah ini, antibiotik dalam kapsul, cairan, bubuk, atau salep seperti oxytetracycline atau gentamicin dapat digunakan dan benar-benar ampuh dalam menyembuhkan.

Setelah 3 hari, keluarkan ayam dari kandang ayam dan Anda juga bisa memuntahkan ayam bersama ayam untuk mempercepat penyembuhan. Cara ini dirancang untuk memulihkan stamina lebih cepat dan membuat ayam terlihat lebih segar.