Melatih Ayam Sabung Agar Bermain Atas

Posted on

Melatih Ayam Sabung Agar Tidak Bermain BawahTips Melatih Ayam Sabung Agar Bermain Atas

Melatih Ayam Sabung – Ayam bangkok memiliki gaya bertarung yang sangat berbeda, seperti posisi umum ayam bangkok misalnya jenis atas dan bawah yang terlihat jelas setelah 10 menit ronde pertama, ronde kedua dan beberapa ronde berikutnya dalam sabung ayam. Untuk melakukan hal tersebut, pembeli ayam perlu melakukan adu atau uji coba selama 1 hingga 2 putaran untuk mengetahui posisi dan teknik ayam bangkok yang mereka beli. Ayam tersebut seolah mengalah saat berkelahi, kurang berani berhadapan dengan ayam lain dan berbagai hal lainnya, sehingga kurang diminati oleh para pecinta ayam.

Ketika seekor ayam tidak mampu menyematkan lawannya dari atas, ia akan berpindah ke bagian bawah kepala lawan dan sering menyusup ke sayap atau paha bawah. Pada ulasan kali ini kami akan memperkenalkan Cara Melatih Ayam Sabung Agar Tidak Bermain Bawah yang bisa dipraktekkan pada ayam kesayangan anda.

♦ Posisi Tempat Pakan lebih Rendah Dari Tembolok

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk melatih ayam agar tidak lepas adalah dengan menempatkan feed item tidak lebih tinggi dari cache. Ini berguna untuk melatih otot leher ayam. Selain itu, feed hopper juga bisa digerakkan ke kanan dan kiri 1,5 cm dari bawah. Selain itu, pastikan hentakan kaki ayam menyilang dari sisi ke sisi.

Sesekali pemberian pakan juga dapat dilakukan di sekitar tubuh ayam, seperti dengan menggerakkan kepala ayam lawan, dan juga menambahkan gerakan maju mundur antar kaki ayam. Latihan ini bisa dilakukan saat ayam sudah lapar selama 15 menit dan tidak terlalu lama agar tidak mengganggu nafsu makan ayam.

• Latihan Leher Pada Tergeran Berayun
Mengayunkan leher bertengger sedemikian rupa. Sehingga ayam tidak takut melepaskan pukulan dan kembali ke posisi awal. Setelah pukulan dilakukan dan tidak langsung jatuh. Latihan ini dapat dilakukan dengan gerakan yang sempurna. Perlahan dan bertahap meningkatkan kecepatan setiap hari sambil memberi makan ayam, yang juga cocok untuk merawat ayam aduan muda.

• Latihan Leher

Otot leher merupakan otot penting yang menopang gerak ayam saat membidik lawan atau menghindari serangan saat bertempur. Otot leher yang fleksibel sangat bagus untuk memenangkan setiap ronde pertarungan sambil menghindari serangan ayam, jadi ayam sangat membutuhkan latihan leher ini.

Metode senamnya cukup sederhana yaitu memutar leher ayam dengan tangan kiri dan kanan secara perlahan sebanyak 30 kali dengan durasi 1 detik setiap gerakan dan dilakukan setiap pagi. Pastikan Anda melakukan gerakan dengan lembut agar tidak melukai ayam.

• Latihan Badan
Ayam akan mencari gerakan yang berbeda ke segala arah untuk menemukan celah di mana mereka dapat memukul lawannya. Jika badan ayam sudah terbiasa bermain dan tidak bisa bergerak dengan baik maka gerakan ayam akan tampak kaku, sehingga latihan badan harus dilakukan agar tidak mengangkat kaki dan selalu mengecil sekaligus yang baik untuk menyembuhkan yang sakit. ayam. Caranya adalah dengan melakukan senam tubuh setiap pagi, yang dilakukan dengan cara memutar tubuh ayam ke kiri dan ke kanan sebanyak 30 kali dan secara bergantian menggerakkan tangan ke salah satu celah sayap lalu meluncur ke kanan dan ke kiri.

Tips Melatih Ayam Bermain Atas

• Latihan Kaki
Olah raga atau senam kaki sudah menjadi olah raga yang biasa dilakukan para pemilik ayam, apalagi ayam tidak selalu bermain downhill dan meningkatkan daya saing ayam agar otot tungkai dan lutut terbiasa dengan gerakan dan tidak kaku. Untuk senam kaki ini, bisa dilakukan dengan cara menekan punggung ayam ke bawah dan ke depan sebanyak 30 kali setiap hari, yang dilakukan dengan lembut dan harus teratur untuk hasil yang maksimal.

• Latihan Sayap
Senam atau senam sayap juga disebut janturan adalah teknik melatih otot-otot sayap agar mereka dapat bergerak lebih fleksibel, yang merupakan ciri khas ayam bangkok berkualitas tinggi. Seperti senam kaki, pemilik ayam sering melakukan senam sayap. Janturan bisa dibuat dengan mengangkat ayam setinggi mungkin dengan kedua tangan.

Untuk tangan kanan memegang dada dari belakang dan tangan kiri memegang pangkal ekor. Lanjutkan dengan perlahan melepaskan lengan kanan Anda ke belakang dan kemudian menurunkan lengan kiri Anda. Cara ini akan membuat ayam beterbangan, memperkuat otot dan persendian saat bermain di atas.

• Latihan Lari
Latihan lari dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya dengan menggunakan alat khusus berupa sangkar berputar, menggunakan teknik sederhana dan lain sebagainya. Terlepas dari metode yang digunakan, senam lari ini tetap diperlukan untuk menjaga ayam agar tidak tersedak.

Cara melakukan latihan lari cukup sederhana yaitu dengan menyiapkan 2 kandang ayam ukuran berbeda dan 1 ayam bangkok lainnya. Penopang tambahan untuk ayam di kandang kecil dan ayam untuk pelatihan ditempatkan di luar. Kemudian diikat kembali di kandang besar. Cara ini akan membuat ayam berlarian dalam kandang kecil hingga kelelahan. Namun, melatih ayam sampai habis harus dihindari karena ayam mungkin mengalami stres. Lakukan terus  latihan ini  sekitar 20 menit.

• Latihan Renang

Meskipun latihan ini akan menguras banyak ayam, namun memiliki banyak manfaat, seperti menghindari ayam. Latihan renang ini akan memperkuat semua otot ayam sekaligus menjaga daya tahan dan pernapasan lebih lama. Sehingga bisa memenangkan permainan yang diadakan dengan kecepatan lambat.

Latihan renang ini bisa dilakukan di bak atau kolam biasa. Dengan meletakkan ayam di tengah kolam agar ayam berusaha bergerak agar tidak tenggelam. Lakukan cara ini hanya selama 20 menit dua kali seminggu.

• Latihan Abar
Selain latihan fisik, ayam juga membutuhkan latihan mental untuk tidak bermain, selama itu mereka menjalani pelatihan selain merawat ayam pelung. Coba lakukan latihan abar atau menendang ayam bangkok dengan ayam lain yang hanya membutuhkan waktu sebentar. Jika ayam sudah memiliki palu, bungkus agar tetap aman.

• Latihan Loncat

Latihan lompat ini juga merupakan cara lain untuk mencegah ayam selalu menang agar bisa mengenai lawannya di udara atau overhead. Selain itu latihan ini juga akan menambah kekuatan anda sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Latihan lompat ini bisa dilakukan dengan cara melempar ayam ke udara beberapa kali, membuat ayam tersebut mengira sedang menghadapi musuh.

Sebelum memulai olah raga ini, pastikan ayam telah diberi makan sekitar 1 jam sebelum pelatihan. Pegang ayam dan angkat setinggi mungkin sampai kepala ayam turun, dan biarkan sayap dan kakinya bergerak dan mengepak. Latihan ini akan berlangsung sekitar 2 menit dan tidak terlalu lama.

• Latihan Nafas

Latihan pernapasan berguna untuk melatih otot-otot di area leher ayam agar lebih keras. Sehingga bisa lebih berani dan meningkatkan pernapasan ayam, sekaligus meningkatkan kelincahan ayam. Latihan ini juga tidak ada bedanya dengan latihan melompat. Tetapi didasarkan pada bokong atau bokong serta leher yang berada di dekat kepala.

Angkat kedua tangan secara bersamaan agar ayam menggantung, lalu gerakkan ke kanan dan ke kiri dan biarkan ayam tersentak. Cara ini juga bagus untuk ayam agar bisa mendominasi pertarungan jarak dekat dan pukulan lebih banyak, tapi tidak curang.

Baca juga : Menguatkan Leher Bangkok Dan Nafas Ayam Bangkok Adu